Kimia Analisa (Pengambilan Angka)

Assalamualaikum Wr.Wb
Kali ini saya Rissa Noor Afriani akan menulis tentang pengukuran dalam kimia analisa, chek this out ..

Pengambilan Data dan Angka Penting
Pernahkah kalian melakukan kegiatan pengambilan data?  Apakah hasil pengukuran dapat memperoleh nilai yang tepat? Proses pengukuran banyak terjadi kesalahan. Kesalahan bisa terjadi dari orang yang mengukur, alat ukur atau lingkungannya. Untuk memuat semua keadaan itu maka pada hasil pengukuran dikenal ada angka pasti dan angka taksiran. Gabungan kedua angka itu disebut angka penting.


       Angka penting  adalah angka yang didapat dari hasil pengukuran yang terdiri dari angka pasti dan angka taksiran. Nilai setiap hasil pengukuran merupakan angka penting. Seperti keterangan di atas angka penting terdiri dari dua bagian. Pertama angka pasti yaitu angka yang ditunjukkan pada skala alat ukur dengan nilai yang ada. Kedua angka taksiran yaitu angka hasil pengukuran yang diperoleh dengan memperkirakan nilainya. Nilai ini muncul karena yang terukur terletak diantara skala terkecil alat ukur.

  1. Semua angka yang bukan nol adalah angka penting. Contoh : 14,256 ( 5 angka penting ).
  2. Semua angka nol yang terletak di antara angka-angka bukan nol adalah angka penting. Contoh : 7000,2003 ( 9 angka penting ).
  3. Semua angka nol yang terletak di belakang angka bukan nol yang terakhir, tetapi terletak di depan tanda desimal adalah angka penting.Contoh : 70000, ( 5 angka penting).
  4. Angka nol yang terletak di belakang angka bukan nol yang terakhir dan di belakang tanda desimal adalah angka penting.Contoh : 23,50000 ( 7 angka penting ).
  5. Angka nol yang terletak di belakang angka bukan nol yang terakhir dan tidak dengan tanda desimal adalah angka tidak penting.Contoh : 3500000 ( 2 angka penting ).
  6. Angka nol yang terletak di depan angka bukan nol yang pertama adalah angka tidak penting.Contoh : 0,0000352 ( 3 angka penting )

Untuk lebih memahami, mari kita aplikasikan pada alat laboratorium kimia sbb :

1. Gelas ukur

Nah, pada gelas ukur ini, terlihat meniskus volume cairan tersebut  78,5 ml. Setiap garis panjang itu punya skala 10 ml dan garis pendek skala 2 ml, batas  miniskus bawah sedikit di atas garis pendek ke 4.

78,5 mL,  mempunyai 3 angka penting 2 angka pasti (7 dan 8) dan 1 angka taksiran (5),

2.Bekker glass

Pada gambar bekker glass diatas, terlihat cairan merah berada 440  mL, itu artinya cairan tersebut memiliki volume 440mL dengan skala setiap garis nilainya 50 mL, Artinya cairan pada gambar memiliki 3 angka penting, yaitu 4.4.0 yang semuanya merupakan angka pasti. Alat ukur ini dapat memiliki 2 angka taksiran.

Labu Ukur

Nah, kalo labu ukur, punya keakuratan pengukuran yang tinggi. Pada labu ukur hanya ada satu skala (garis batas) yang sesuai dengan volume masing-masing labu. Karena kesalahan yang timbul kecil dan sedapat mungkin ditiadakan, maka angka penting pada labu ukur merupakan angka pasti.

Buret

Pada buret itu, terlihat titik meniscus pada garis 14,55 itu memiliki 4 angka penting, 1, 4, dan 5 merupakan angka pasti dan 5 yang terahir itu merupakan angka taksiran.

Pipet  volum

Kalau membaca skala pada pipet volume, Pipet volume ini punya 3 angka penting. Angka pasti 2 dan angka taksiran 1.

Piknometer

Piknometer merupakan alat ukur yang dibuat dengan akurasi tinggi, sehingga kesalahan pengukuran sangat diperkecil. Angka taksiran biasanya tidak terdapat pada piknometer sehingga hasil pengukuran merupakan angka pasti.

yapp teman hanya itu yang dapat saya sampaikan, maaf kalau ada kesalahan karena saya pun masih dalam proses belajar .
keep learning thinking and doing ok🙂

Wassalamualaikum Wr.Wb