Titrasi (KimiaKita)

Assalamualaikum ceman-ceman KimiaKita🙂
Kali ini icha akan sedikit menulis tentang apa itu titrasi. mari kita kemon (apa cobaaa??)

Dalam praktikum kimia sehari-hari, baik itu di kampus, sekolah ataupun laboratorium lain, kita sering melakukan praktikum Titrasi, Nah, apa itu titrasi ???

Titrasi adalah metode penentuan suatu kadar / konsentrasi suatu larutan dengan larutan lain yang telah diketahui konsentrasi nya .

Dalam titrasi, ada yang namanya Larutan Baku Primer, Larutan Baku Sekunder, Sampel, dan Indikator.
Kita bahas satu-satu yaaaa…

eh iya sebelumnya, icha kasih tau Larutan yang akan ditentukan kadar nya yang ada dalam enlemeyer itu namanya Analit.Kalau LArutan yang telah diketahui konsentrasinya disebur titer atau titran.

Larutan baku primer yaitu larutan dimana dapat diketahui kadarnya
dan stabil pada proses penimangan, pelarutan, dan penyimpanan.Atau larutan yang disiapkan dengan cara menimbang secara akurat suatu zat yang memiliki kemurnian tinggi dan melarutkannya dengan sejumlah tertentu pelarut dalam labu ukur .
syarat larutan baku primer :
  • Mempunyai kemurnian yang tinggi
  • Rumus molekulnya pasti
  • Tidak mengalami perubahan selama penimbangan
  • Berat ekivalen yang tinggi (Agar kesalahan penimbangan dapat
       diabaikan)
  • Larutan stabil didalam penyimpanan
  • dan memenuhi syarat teknik titrasi (nanti kita bahas)
Larutan baku sekunder yaitu larutan dimana konsentralisinya ditentukan dengan jalan pembekuan dengan larutan
atau secara langsung tidak dapat diketahu kadarnya dan kestabilannya
didalam proses penimbangan, pelarutan dan penyimpanan.atau Larutan dengan konsentrasi tertentu dan kemudian dititrasi dengan larutan primer. gitu deh…
 syarat larutan baku sekunder :
  • Derajat kemurnian lebih rendah daripada larutan baku primer
  • Berat ekivalennya tinggi
  • Larutan relatif stabil didalam penyimpanan
 perlu diketahui, karena larutan baku sekunder tidak stabil, jadi ga bisa diitung dengan perhitungan biasa, karena sifatnya higroskopik (sehingga konsentrasinya mudah menurun) jadi, setelah dilakukan pembakuan harus langsung dipake..titration.gif

Syarat Titrasi :
  1.  Reaksi kimia analit dengan titran harus diketahui secara pasti
  2. Reaksi harus berjalan dengan cepat
  3. Harus ada penandaan atau yang mengindikasikan bahwa reaksi sudah ekuivalen secara stoikiometri , baik itu secara perubahan warna, arus listrik, perubahan pH dll. Nah itu bisa terjadi dengan penambahan indikator .
  4. Reaksi tidak ada yang mengganggu ( kaya kucing lagi tidur aja :))
  5. Reaksi harus memiliki kesetimbangan jauh ke arah kanan, dan tidak irreversible. ( untuk memastiakn secara kuantitatif reaksi bisa dihitung).
Titik Ekuivalen (tujuan ahir titrasi) adalah  titik dimana perbandingan yang bereaksi = jumlah basa yang bereaksi. Ini biasa dilakukan dalam titrasi asam basa. Biasa digunakan indikator seperti fenolftalen untuk melihat perubahan yang terjadi. Jika warna larutan mernjadi merah, maka indikator itu sudah terlihat dan di situlah titik ekuivalen.
Titik akhir Titrasi adalah titim dimana proses titrasi diakhiri, yang ditandai dengan perubahan warna, tercapai karena telah melewati titik ekivalen.terjadi juga karena ada kelebihan titran pada analit.

CARA MENGETAHUI TITIK EKUIVALEN

Ada dua cara umum untuk menentukan titik ekuivalen pada titrasi asam basa, antara lain:

1. Memakai pH meter

2.  Memakai indikator asam basa.

INDIKATOR adalah suatu asam atau basa organik lemah, yang warna larutannya berbeda pada pH yang berbeda pula

TABEL DAFTAR INDIKATOR ASAM BASA

NAMA
pH RANGE
WARNA
TIPE(SIFAT)
Biru timol
1,2-2,8
merah – kuning
asam
Kuning metil
2,9-4,0
merah – kuning
  basa
Jingga metil
3,1 – 4,4
merah – jingga
  basa
Hijau bromkresol
3,8-5,4
kuning – biru
asam
Merah metil
4,2-6,3
merah – kuning
  basa
Ungu bromkresol
5,2-6,8
kuning – ungu
asam
Biru bromtimol
6,2-7,6
kuning – biru
asam
Merah fenol
6,8-8,4
kuning – merah
asam
Ungu kresol
7,9-9,2
kuning – ungu
asam
Fenolftalein
8,3-10,0
t.b. – merah
asam
Timolftalein
9,3-10,5
t.b. – biru
asam
Kuning alizarin
10,0-12,0
kuning – ungu
  basa

Nah, itu dia sedikit pembahasan tentang Titrasi, dan ini lebih merinci ke titrasi asam basa kali ya, ya gapapa, semoga bermanfaat aja buat teman-teman KimiaKita🙂

Ahir Kata, saya Rissa N. Afriani mengucapkan Selamat hari raya Idul fitri,
(ngaco) mengucapkan terimakasih untuk kunjungannya, Wassalam😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s