Metode Validasi

Beberapa metode untuk pengambilan sampel, salah satunya metode validasi. Dalam metode ini, kita harus memperhatikan beberapa syarat agar sampel yang kita ambil bisa mewakili semuanya. Berikut bebrapa syarat pengambilan sampel dengan metode validasi

  1. Selektifitas

Yaitu kemampuan suatu metode analisis untuk membeakan analit dari zat-zat atau komponen lain dalam suatu sampel yang akan diukur.

Misalnya a. kita dapat sampel yang isi nya ada 3zat, yaitu  NaCl,CaCl2, dan laktosa. Kemudian kita ingin menentukan kadar NaCl. Maka kita pilih metodenya. Apakah bisa pake Argentometri? Tidak, karena argentometri tidak selektif karena disitu CaCl pun akan ikut terukur.

b. Misalnya kita akan mengukur CaCl2, jelas kita tidak bisa pake argentometri yang jlas tadi akan ada 2 zat yang terukur. Karena halogen nya nanti bereaksi dengan Ag. Pilihan kedua, kita pake kompleksometri. Apakah selektif? Ya, selektif karena Natrium pada NaCl tidak akan mengganggu begitupun laktosqa tidak akan mengganggu.

c. misalnya kita punya sampel berisi MgSo4, Amylum, dan laktosa. MgSo4 bisa dihitung kadarnya menggunakan Kompleksometri karena amylum dan laktosa tidak akan mengganggu.

Perlu diperhatikan juga analitnya apa, harus jlas, jadi metode penentuan kadarnya pun trgantung sampelnya.

  1. Presisi

Adalah kedekatan hasil pngukuran atau derajat pengukuran antara seri pengukuran yang ditetapkan pada sampling yang homogen.

– Dengan KONDISI yang sama, praktikan yang sama, tempat yang sama, alat yang sama, dan titran yang sama

– Tingkat nilai hasil pngukuranyya berdekatan

– contoh : 10,2 ; 10,3 ; 10,1 ini presisi

– presisi tidak berhubungan dengan nilai sebenarnya, beda dengan ke akuratan bila akurat maka berhubungan dengan  nilai sebenarnya

– koevisien

– keterulangan / reapetability

3. Akurasi

– Kedekatan hasil pengukuran dengan hasil sebenarnya.misal hasilnya 99,8mg dan hasil sebenarnya adalah 100mg.Ada hubungannya juga dengan presentasi kesalahan

– Titrasi bertujuan menentukan kadar, dilihat dari perubahan volume yang dikonversi ke massa.

4. Linier

Yaitu hubungan positif antara parameter pengukuran / sinyal dengan konsentrasi

5. Rentan

6. Sensitifitas

Ada 2, yaitu Limit Of Detection yaitu jumlah analit minimum yang masih dapat dideteksi dengan tingkat kepercayaan. Dan Limit Of Quantification yaitu kadar terkecil yang masih bisa diukur. Nilai LOD < LOQ

7. Ruggedness / metode yang tangguh

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s