Pembuka mata kuliah Teknologi Sediaan Non Steril (Tablet)

Assalamualaikum teman-teman, lama ya kita gak ketemu di wordpress ini, hhehe. Sekarang saya akan sedikit berbagi tentan Pembuka mata kuliah Teknologi Sediaan Non Steril (Tablet). chek this out.

Sediaan dalam ilmu farmasi di bedakan menjadi beberapa golongan, salah satunya sediaan steril dan sediaan non steril. Sediaan steril adalah sediaan terapeutis yang bebas mikroorganisme baik vegetatif maupun spora nya, baik patogen ataupun non patogen.

contohnya, sediaan parenteral volume besar, sediaan parenteral kecil (injeksi). dan sediaan mata (tetes/salep mata).

#Tablet

ada beberapa pengertian mengenai tablet :

1. adalah sediaan padat mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi

2. adalah sediaan padat, dibuat dengan cara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih (silinder), kedua permukaannya rata/cembung, dan mengandung 1 jenis obat atau lebih dengan atau tanpa zat tambahan.

3. sediaan obat takaran tunggal yang dicetak diserbuk kering atau kristal, umumnya dengan penambhan bahan pembantu pada mesin yang sesuai dengan menggunakan suatu tekanan yang tinggi.

pembuatan tablet sendiri ada 2 metode yaitu :

1. Tablet cetak, dan

2. Tablet kempa.

1. Tablet cetak

Dibuat dengan cara menekan massa serbuk lembab, dengan tekanan rendah ke dalam lubang cetakan. Kepadatan tablet tergantung pada ikatan kristal yang terbentuk selama proses pengeringan, tidak tergantung pada kekuatan yang diberikan tekanan.

2. Tablet Kempa

Adalah tablet yang dibuat dengan tekanan tinggi pada serbuk atau granul menggunakan cetakan baja. Dapat dibuat dengan beberapa ukuran, bentuk, dan penandaan permukaan tergantung pada desain cetakan.

Tablet yang berbentuk tablet disebut kaplet.

tablet yang berbentuk besar dan digunakan untuk hewan (umumnya hewan besar) disebut bolus.

Pada pembuatan tablet baik cetak/kempa harus melalui beberapa proses, dimana proses ini merupakan dasar operasional penting dalam bidang teknologi farmasi. antara lain : penghalusan bahan, pendistribusian partikel, pencampuran, penggranulan, pengeringan granul, pengayakan granul, pencampuran granul dengan bahan-bhan pembantu, dan pencetakan tablet.

Semua proses diatas memerlukan peralatan yang merupakan unit-unit operasi yang harus diketahui dan dipahami agar memudahkan.Tablet umumnya perlu zat tambahan yang berfungsi sebagai zat pengisi, zat pengembang, zat pengikat, zat pembasah, zat pelicin dsb (misal bicarbonat untuk everfescent).

penambahan zat pengisi diantaranya untuk menambah berat/bobot tablet.

penambahan zat pengikat berfungsi biasanya pada granulasi basah pakai muchilago.

penambahan zat pelicin untuk melicinkan tablet. contoh : Mg.stearat, talk.

bentuk tablet : silinder (umum dijumpai), kubus, batang, dan cakram.

garis tengah tablet : 5-17 mm (nantinya berhubungan dengan cetakan)

Bobot tablet : 0.1 – 1.0 g.

(Bersambung)…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s